Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Pengetahuan Saka Kalpataru

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP SATUAN KARYA PRAMUKA KALPATARU
1. Pengertian

KALPATARU dalam bahasa Sansekerta berarti pohon kehidupan. Lambang yang terdapat pada relief Candi Mendut dan Prambanan, Jawa Tengah ini diangkat ke permukaan menjadi nama sebuah penghargaan di bidang lingkungan yang diberikan kepada individu ataupun kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kepeloporannya dalam melestarikan fungsi lingkungan hidup. Pendahulu Bangsa Indonesia menorehkan pahatan KALPATARU untuk menggambarkan suatu tatanan lingkungan yang serasi, selaras dan seimbang antara hutan, tanah, air, udara, dan makhluk hidup.

Saka Kalpataru adalah Satuan Karya Pramuka tempat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan, kepemimpinan Pramuka Penegak dan Pandega serta wadah untuk menanamkan kepedulian dan rasa tanggungjawab dalam mengelola, menjaga, mempertahankan dan melestarikan lingkungan untuk keberlanjutan generasi sekarang dan mendatang.

Satuan Karya Pramuka Kalpartaru yang disingkat dengan Saka Kalpataru meliputi tiga (3) Krida yaitu :
1) Krida 3R (Reduce, Reuse, Recycle);
2) Krida Perubahan Iklim; dan
3) Krida Konservasi Keanekaragaman Hayati.


2. Tujuan

Pembentukan Saka Kalpataru bertujuan untuk memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan, pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan, khususnya yang berkaitan dengan upaya Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) yang menjadi bekal penghidupan untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.

Kegiatan Saka Kalpataru adalah pengenalan, penyaluran minat dan pengembangan bakat anggota gerakan Pramuka dalam bidang yang berkaitan dengan substansi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Kegiatan diarahkan untuk pengembangan dan pembinaan watak, mental, rohani, jasmani, bakat pengetahuan, pengalaman dan kecakapan yang dijalankan secara terus menerus menggunakan prinsip dasar dan metode kepramukaan serta sistem Among yang dilakukan secara berkelanjutan, sederhana, bersifat improvisasi, swadaya dan membawa hasil nyata. Bentuk dan macam kegiatan Saka Kalpataru antara lain:
1) Latihan Saka secara berkala terkait materi Krida Lingkungan Hidup
2) Perkemahan Bakti Saka dalam rangka bakti lingkungan kepada masyarakat
3) Perkemahan Saka untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman (kampanye lingkungan)
4) Kegiatan khusus untuk kepentingan terkait hari hari peringatan lingkungan hidup sedunia, kegiatan lomba, hari Pramuka dll

Pengetahuan Satuan Karya


Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya diperuntukkan bagi para Pramuka Penggalang Terap, Pramuka Penegak dan Pandega, dan para pemuda usia 14-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap Saka memiliki beberapa krida, dimana setiap Krida mengkususkan pada sub bidang ilmu tertentu yang dipelajari dalam Satuan karya tersebut.
Setiap Krida memiliki SKK untuk TKK Khusus saka yang dapat diperoleh Pramuka yang bergabung dengan Krida tertentu di sebuah Saka.
Satuan Karya Pramuka juga memiliki kegiatan khusus yang disebut Perkemahan Bhakti Satuan Karya Pramuka (PERTISAKA) yang dilaksanakan oleh tiap-tiap saka dan kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama lebih dari satu saka yang disebut perkemahan antar saka (PERAN SAKA) dimana dimungkinkan tiap saka mentranfer bidang keilmuan masing-masing. Bagian terkecil dari saka disebut krida,
Satuan Karya Pramuka yang dulu ada 7, pada saat ini satu lagi satuan karya pramuka yang dibentuk adalah satuan karya pramuka Wira Kartika yang merupakan hasil kerja sama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Mabes TNI Angkatan Darat, sehingga satuan karya pramuka pada saat ini ada 8 (delapan), antara lain:


Saka di Kota Salatiga:

Saka Wira Kartika
Satuan Karya Pramuka Wira Kartika baru berupa Satuan Karya Rintisan yang mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2007. Pembentukannya berdasarkan Peraturan bersama
Kepala Staf Angkatan Darat dengan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka nomor 182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007 tentang kerjasama dalam usaha pembina dan pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan.
Pengoraganisasian Saka binaan TNI AD ini, tidaklah jauh berbeda dengan Satuan Karya pada umumnya. Namun Demikian Saka Wira Kartika ini memiliki Program Pendidikan yang dibentuk dalam Satuan Krida antara Lain :
1. Krida Survival
2. Krida Pioner
3. Krida Mountainering
4. Krida Navigasi Darat
5. Krida Bintal Juang

* Alamat : Kodim 0714 Kota Salatiga

Saka Bhayangkara
Satuan Karya Pramuka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional.Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kebhayangkaraan.
Saka Bhayangkara ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di Indonesia.Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam.Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, umumnya Gerakan Pramuka bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan terkadang memperbantukan pihak Dinas Pemadam Kebakaran. Biasanya Saka Bhayangkara berada dibawah pembinaan POLRI.
Saka Bhayangkara meliputi 4 krida, yaitu :
1. Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas)
2. Krida Lalu Lintas (Lantas)
3. Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana
4. Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP)
Pada krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana terdapat 4 sub krida :
a. Subkrida PASKUD (Pasukan Berkuda)
b. Subkrida PASKAN (Pasukan Anjing Pelacak)
c. Subkrida DAMKAR (Pemada Kebakaran)
d. Subkrida SAR (Search And Rescue)

* Alamat : Polres Kota Salatiga

Saka Bhakti Husada
Satuan karya Pramuka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
Pembinaan Saka Bhakti Husada berada dibawah naungan Gerakan Pramuka yang bekerjsama dengan Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan, PMI, Rumah Sakit, dan juga Lembaga Kesehatan Profesional lainnya.
Saka Bakti Husada meliputi 5 krida, yaitu :
1. Krida Bina Lingkungan Sehat
2. Krida Bina Keluarga Sehat
3. Krida Penanggulangan Penyakit
4. Krida Bina Obat
5. Krida Bina Gizi
6. Krida Pola Hidup Bersih dan Sehat

* Alamat : Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga (Ngawen)


Saka Kencana (Keluarga Berencana)
Satuan Karya Pramuka Kencana adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan.
Pembinaan Saka Kencana berada di bawah Gerakan Pramuka yang bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Saka Kencana meliputi 4 krida, yaitu :
1. Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR)
2. Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK)
3. Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE)
4. Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).

* Alamat : Bappermas Kota Salatiga (Ngawen)


Saka Wanabhakti
Satuan Karya Pramuka Wanabakti adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
Pembinaan Saka Wanabhakti bekerjasama dengan Departemen Kehutanan, Perhutani dan LSM Lingkungan Hidup/Lembaga Profesional terkait.
Saka Wanabakti meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
1. Krida Tata Wana
2. Krida Reksa Wana
3. Krida Bina Wana
4. Krida Guna Wana.

* Alamat : Perhutani Salatiga


Saka Kalpataru
Saka Kalpataru merupakan satuan Karya Pramuka tempat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, ketrampilan dan kecakapan, dan kepemimpinan Pramuka Penegak dan Pandega serta sebagai wadah untuk menanamkan kepedulian dan rasa tanggungjawab dalam mengelola,
menjaga, dan mempertahankan dan melestarikan lingkungan untuk keberlanjutan generasi sekarang dan mendatang. Pembentukan Saka Kalpataru bertujuan untuk memberi memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan ,pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan khususnya yang berkaitan dengan substansi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) yang menjadi bekal penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan Negara.
Saka Kalpartaru meliputi 3 Krida, yaitu:
1. Krida 3R (Reduce, Reuse, Recycle),
2. Krida Perubahan Iklim, dan
3. Krida Konservasi Keanekaragaman Hayati.

* Alamat : Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Kota Salatiga (Ngawen)


Safari Krida SBH 2015

Salatiga (13/05/2015). Hari ini, tepatnya di Kompleks Dinas Perkebunan Kota Salatiga dilaksanakan kegiatan "Safari Krida Saka Bakti Husada" oleh Dinas Kesehatan Kota Salatiga.

Agenda besar DKK (Saka Bakti Husada) ini mempertemukan pramuka Penggalang dan Penegak Se-Kota Salatiga.


Diikuti oleh 18 regu dari SMP/MTs. dan 18 Sangga dari SMA/SMK/MAN Se-Kota Salatiga yang akan memperebutkan Juaran I, II, III, Harapan I, Harapan II, Harapan III, Juara Umum dan berbagai dorprize menarik lainnya. Ada 3 Kategori lomba dalam Safari ini yaitu: PPGD, Poster dan Jelajah Krida (4 Pos).

Berikut adalah para Juara dalam kegiatan ini:
===
TINGKAT SMP
===
A. PPGD
  1. Juara I        : SMPN 7
  2. Juara II       : SMPN 1 B
  3. Juara III      : SMPN 1 A
  4. Harapan I   : SMPN 2
  5. Harapan II  : SMPN 6 A
  6. Harapan III : SMPN 3 B
B. POSTER
  1. Juara I        : SMPN 5 A
  2. Juara II       : SMPN 1 C
  3. Juara III      : SMPN 3 B
  4. Harapan I   : SMPN 1 B
  5. Harapan II  : MTs. Negeri A
  6. Harapan III : SMPN 3 A
C. JELAJAH KRIDA
  1. Juara I         : SMPN 1 B
  2. Juara II       : SMPN 1 A
  3. Juara III      : SMPN 5 A
  4. Harapan I   : SMPN 2
  5. Harapan II  : SMPN 1 B
  6. Harapan III : MTs. Negeri A
JUARA UMUM TINGKAT SMP DIRAIH OLEH REGU DARI SMPN 1 B

===
TINGKAT SMA
===
A. PPGD
  1. Juara I         : SMAN 3
  2. Juara II       : SMAN 1
  3. Juara III      : SMK Diponegoro 
  4. Harapan I   : SMK Kristen 1
  5. Harapan II  : SMKN 1
  6. Harapan III : SMAN 2
B. POSTER
  1. Juara I        : SMA KRISTEN 1
  2. Juara II       : SMAN 2
  3. Juara III      : SMA KR. SATYA WACANA
  4. Harapan I   : SMAN 1
  5. Harapan II  : SMAN 3
  6. Harapan III : SMK DIPONEGORO
C. JELAJAH KRIDA
  1. Juara I         : SMAN  1
  2. Juara II       : SMK DIPONEGORO
  3. Juara III      : SMKN 1
  4. Harapan I   : SMA KR. SATYA WACANA
  5. Harapan II  : SMK Kristen 1
  6. Harapan III : SMK Putra Bangsa
JUARA UMUM TINGKAT SMP DIRAIH OLEH REGU DARI SMAN 1 

Kesehatan Remaja


ADA APA DENGAN REMAJA….?
(Dinas Kesehatan Kota Salatiga)


TUMBUH KEMBANG REMAJA DAN PERMASALAHAN

Remaja (WHO) adalah mereka yang mencakup usia 10-19 tahun dan belum menikah. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke dewasa, diamana pada usia ini akan banyak mengalami perubahan baik fisik maupun psikososial.

PERUBAHAN FISIK PADA REMAJA

Yang spesifik adalah pada pertumbuhannya. Perbedaan antara remaja laki-laki dan perempuan adalah pertumbuhan organ reproduksinya dimana diproduksi hormon yang berbeda, penampilan yang berbeda.
PERUBAHAN FISIK REMAJA PADA LAKI-LAKI:
-          Tubuh Bertambah Berat dan tinggi
-          Tumbuh rambut di pubis, kaki dan tangan
-          Tumbuh jakun
-          Suara bertambah besar
-          Penis, buah zakar membesar
-          Mimpi basah

PERUBAHAN FISIK REMAJA PEREMPUAN
-          Tubuh Bertambah Berat dan tinggi
-          Tunbuh rambut di pubis, kaki dan tangan
-          Payudara membesar
-          Kulit dan rambut mulai berminyak
-          Pinggul melebar
-          Keringat bertambah banyak
-          Menstruasi
-          Vagina mengeluarkan cairan
-          Indung telur membesar

BAGAIMANA MENSTRUASI TERJADI?
Secara berkala sel telur yang sudah matang akan dikeluarkan dari indung sel telur. Sel telur ini akan bergerak menuju rahim. Sementara itu rahim secar berkala akan mengalami penebalan pada dinding-dindingnya sehingga ketika diperlukan dias akan siap menerima hasil konsepsi (pembuahan). Jika sel telur tidak bertemu dengan sperma yang berarti ia tidak terbuahi maka sel telur dan seluruh jaringan yang terbentuk pada dinding rahim akan rontok, dan dikeluarkan oleh rahim. Inilah yang disebut menstruasi.

BAGAIMANA MIMPI BASAH BISA TERJDI
Selama pubertas, testis terjadi lebih besar, sperma mulai terben tuk, dan pada prinsipnya saat tersebut system reproduksi telah matang dan mulai berfungsi. Remaja laki-laki mulai mengalami mimpi erotis yang mengakibatkan keluarnya sperm a (mimpi basah)

PERUBAHAN PSIKOSOSIAL PADA REMAJA
Remaja punya karakteristik khas yaitu cenderung energik, selalu ingin tahu, emosi ayang tidak stabil, cenderung dan mengukur segalanya dengan ukurannya sendiri dengan cara berfikir yang tidak logis. Hal ini sering menyebabkan konflik baik denagn orang tua, guru maupun figurotoritas lainya. Namun demikian, tahap ini adalah tahap yang akan dialami oleh remaja dalam pencarian identitas diri.

ANEMIA GIZI

Apa itu anemia gizi ?
Anemia gizi adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin darah (Hb) kurang dari normal. Anemia dikenal juga kurang darah
Batasan anemia (WHO) menurut kadar hemoglobin:
-          Anak usiasekolah        :< 12 gr %
-          Wanita dewasa           :<12 gr %
-          Ibu hamil                     :< 11 gr %
-          Ibu menyusui          :<  11 gr %

Apa penyebab anemia ?
1.      Kekurangan zat besi dalam tubuh
2.      Meningkatnya kebutuhan zat besi tubuh contoh: ibu hamil, masa tumbuh kembang,penyakit TBC
3.      Pendarahan berlebihan (Malaria, Haid yang berlebihan, Melahirkan)

Gejala Anemia
pucat, lemas, pusing, kurang tenaga, dan tidak bergairah.

Akibat Anemia
1.      Anak : menghambat tumbuh kembang
2.      Remaja: menurunnya kemanpuan dan konsentrasi belajar
3.      Dewasa : daya tahan tubuh menurun, produktifitas menurun
4.      Ibu hamil: pendarahan, melahirkan bblr

Tip Penanggulangan Anemia:
1.      Mengkonsumsi sumber zat hewani seperti daging, telur dll
2.      Mengkonsumsi sayuran hijau
3.      Makan buah-buahan yang mengandung vitamin c
4.      Mengurangi bahan Makanan yang menganadung zat penghambat Fe seperti teh
5.      Suplementasi tablet tamabah darah

PROSES REPRODUKSI SEHAT YANG BERTANGGUNG JAWAB
Setiap mahluk hidup memiliki kemampuan untuk ber-reproduksi yaitu kemampuan untuk menghasilkan keturunan.
Proses reproduksi yang bertanggung jawab dipengaruhi oleh kesiapan :
a.      Fisik
Laki-laki : 25 th, Wanita : 20-35 th
b.      Psikis
Siap menjadi orang tua yang bertanggung jawab dalam mengasuh dan mendidik anak.
c.       Social ekonomis
Mampu memberikan sarana yang baik untuk tumbuh kembang anaknay baik makanan, tampat tinggal, pendidikan dan lain-lain.

Syarat agar bisa melakukan proses reproduksi sehat:
a.      Tidak ada kelainan anatomis dan fisiologis
b.      Punya landasan psikis kuat
c.       Perlu kondisi aman untuk mempertahankan kehamilannya.

KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGIKAN (KTD)
KTD (kehamilan yang tidak diinginkan) adalah kondisi dimana pasangan tidak menghendaki adanya proses kehamilan akibat kehamilan.
Factor pemdorong :
1.      Penundaan usia nikah
2.      Kurangnya penetahuan perilaku seks yang beresiko
3.      Kegagalan alat kontrasepsi
4.      Alasan sekolah/ karir
5.      Kehamilan karena perkosaan
6.      Persoalan ekonomi

Sebagaian besar masalah KTD diselesaikan dengan pengguguran kandungan. Banyaky ang melakukan dengan cara yang tidak aman.
Bahaya pengguguran kandungan yang tidak aman :
Kerusakan rahim, infeksi, infertilisasi, kematian dll.
Tips pencegahan KTD :
1.      Tidak melakukan seks pra nikah
2.      Pemanfaatan waktu luang dengan kegiatan positif
3.      Pakai alat kontrasepsi dengan kegagalan rendah
4.      Hindari perbuatan yang menimbulkan dorongan seksusal
5.      Meningkatkan Iman dan Taqwa

PERSIAPAN PRA NIKAH
Masa pernikahan merupakan masa penting bagi manusia dimana laki-laki dan perempuan haru mempersiapkan baik secara fisik, mental dan psikososialnya. Persiapan menjelang nikah tesebut penting sebangi bekal menghadapi berbagai keadaan yang terjadi selama penikahan.
 Persiapan pra nikah antara lain:
1.      Persiapan fisik
Pemeriksaan kesehatan, gizi, imunisasi TT, narkoba dll. Persiapan fisik penting dilakuakn untuk deteksi penyakit, seperti HIV/ AIDS, kelainan jantung, anemi gizi dan lain-lain sehingga pengelolaan bisa dilakukan secara dini.
2.      Persiapan psikis dan psikososial
Setelah menikah akan terjadi perubahan besar, kaena akan berubah stsatus menjadi bapak dan ibu, untuk itu perlu persiapan menjaga perkawinan tersebut tidak banyak mengalami konflik.

Syarat kedewasaan dalam perkawinan:
  1.  Dewasa secara fisik : mampu mengahasilakn keturunan
  2.  Dewasa secara mental :Mampu mengembangkan segenap pikiran, emosi dan kemauansecara berimbang, sehingga mampu menghadapi berbagai persoalan hidup.
  3. Dewasa secara psikososial bisa hidup mandiri. Factor yang berpengaruh dalam perkawinan: agama, kepribadian, umur, pendidikan, dll.


PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS)
PMS (penular menular seksual) Adalah penyakit  yang ditularkan melalui hubungan seksual.
PMS lebih beresiko jika hubungan seksual dilakukan berganti-ganti pasangan. Resiko terkena  PMS antara laki-laki dan perempuan lebih mudah pada perempuan karena organ reproduksinya lebih rentan, pada perepuan biasanya gejala awal kurang jelas dan akibatnya lebih parah.
Gejala PMS pada laki-laki:
-          Bintil isi cairan
-          Kencing sakit/ kencing nanah
-          Adanya kutil/ tumbuh daging
-          Gatal sepanjang alt kelamin
-          Bengkak panas, nyeri di pangkal paha

Gejala PMS pada perempauan :
-          Nyeri saat kencing / hubungan seksual
-          Nyeri perut dibagian bawah
-          Keputihan disertai gatal
-          Bintil-bintil isi cairan
-          Timbul bercak darah setelah hub unagan seksual dll.

Tips pencegahan PMS :
1.      Tidak melakukan sek pra nikah
2.      Saling setia pada pasanagn
3.      Indari hubungan sek yang berisikop
4.      Gunakan kondom
5.      Jaga kebersihan alat kelamin

Apakah PMS dapat diobati?
PMS dapat diobati. Satu-satunya cara adalah berobat kedokter. Jika terkena penyakit PMS, pasanagn harus diperiksa. Jangan mengonati sendiri.
Jenis-jenis PMS :
1.      Gonore (GO)
2.      Sifilis (raja singa)
3.      Herpes genital
4.      Klamidia
5.      Kandidiasis vagina
6.      Kutil kelamin
7.      HIV/ AIDS
8.      Trichomoniasis vaginalis

Mitos penularan PMS :
PMS tidak dapat dicegah hanya dengan :
-          Memilih pasangan yang kelihatanya bersih
-          Mencuci alat kelamin setelah hubungan seksual
-          Minum jamu-jamuan.
-          Minum antibiotic sesudah dan sebelum hubungan

KEKERASAN SEKSUAL DAN PENYIMPANGAN PERILAKU SEKSUAL

Kekerasan seksual adalah segala bentuk perilaku yang berorientasi seks, yang dipaksakan kepada orang lain dan menimbulkan perasaan tidak senang atau merugikan.

Contoh bentuk kekerasan seksual :
Pandangan mata nafsu, siulan nakal meraba-raba tubuh, meroberk baju, pemerkosaan dan lain-lain. Umunya kekerasan dialkukan pada obyekyang lebih lemah, kekerasan laki-lakikepada perempuan dan kekerasan dewasa ke anak.
1.      Akibat fisik
Memar, patah tulang, kecacatan, haid berat, IMS, HIV/ AIDS, kematian, dll.
2.      Akibat psikis depresi, cemas, rendah diri, ketagihan obat, isolasi diri dll.

Contoh-contoh perilaku penyimpangan seksual:
1.      Pedofilia : melakukan aktifitas seks pada anak kecil sesbagai pemuas seksnya.
2.      Exhibitionism : mendapatkan kepuasan seks denagn mempertontonkan alat genitalianya sidepan orang lain.
3.      Sadisme : mendapatkan kepuasan seks denagn menyakitinya
4.      Mashokisme : mendapati kepuasan seksual bila disakiti oleh pasangannya.

PENYALAH GUNAAN NAPZA
NAPZA  (narkotika, psikotropiks dan zat adiktif lainya) adalah zat yang mempengaruhi kondisi kijiwaan seseorang serta dapat menimbulkan ketergantungan baik fisik maupun psikisosisal. Didalam NAPZA ada istilah penyalahgunaan yang artinya penggunaan narkotika / psikotropika tanpa pengetahuan dan pengawasan dokter.
Dilihat dari efek yang ditimbulkan, NAPZA digolongkan menjadi 3 :
1.      Depresan : jenis zat yuang mempenaruhi aktifitas tub uh. Pemakaian obat ini merasa tenang, tertidur dan tak sadarkan diri. Contoh opium, morfin, codein, heroin.
2.      Stimulant : zat yang merangsang fungsi tubuh dan menyebabkan fungsi tubuh dan menyebabkanm segar dan bersemangat. Contoh. Kafein, ekstasi, kokain
3.      Halusinogen : zat yang bisa merubah perasan dan pikiran seseoarang, kadang desertai halusinasi. Contoh : ganja, mescalin.

Factor penyebab penylahgunaan NAPZA :
1.      Factor indivuidu ( mudah kecewa, pendiam, kurang percaya diri)
2.      Factor kemudahan didapat ketersediaan obat pada peredaran gelab
3.      Factor lingkungan (kuranmgnya komunikasi dalam keluarga)



Dampak penyalahgunaan NAPZA
1.      Gangguan fisik

  • Alkohol : Kekurangan jejaring otak penurunan hormone seksual, gangguan ginjal, hipertensi, anemia
  • Ganja : Bronchitis, gangguan koroner, hipertensi, ganguan menstruasi, kemandulam kekebalan tubuh menurun.
  • Kafein ; Tukak lambung, sakit jantung, tekanan darah tinggi
  • Nikotin : Kanker paru, bronchitis
  • Ekstasi : Diare, kerusakan syaraf otak, ginjal lever, jantung.
  • Kokain : stroke, infeksi usus, ganguan pada jantung, anemia.
  • Heroin : Impotensi, gangguan fungsi hati, gangguan menstruasi

2.      Ganguan mental emosional
Pemakaian jangka lama ganja bisa terjadi gangguan menbaca, berhitung, gangguan jiwa.

3.    Ganggaun sosial
Contohnya prestasi sekolah menurun, pembohong, pencuri, dan tindak kriminal

Top